Perkosa Bocah SD di NTT, Polisi Sudah Tangkap Pelaku

Perkosa Bocah SD di NTT, Polisi Sudah Tangkap Pelaku – Seseorang anak SD berumur 12 di Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), jadi korban pemerkosaan tetangganya. Aktor udah diamankan serta terancam hukuman 15 tahun bui.

Momen pemerkosaan itu diawali pada awal 2018. FW (36), yg kerja menjadi petani, mengerjakan tindakan bejatnya di kebun kopi dengan iming-iming uang.

“Kronologinya pada Januari 2018 yg perihal berjumpa dengan korban yang adalah tetangganya. Yg perihal memohon korban bertindak tidak pantas dengan iming-iming uang Rp 20 ribu serta sesudahnya yg perihal memperkosa korban di kebun kopi,” kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumawardono pada wartawan, Selasa (12/2/2019).

Julisa mengemukakan momen pemerkosaan itu kembali berlangsung pada September kemarin. Waktu itu korban diancam serta diminta untuk melayani nafsu bejat FW.

“Peristiwa ke-2, yg perihal berjumpa dengan korban serta memaksa korban bersetubuh dengan bahaya dapat membunuh keluarga korban, hingga korban jadi takut serta sangat terpaksa ikuti kemauan aktor di bulan September 2018,” terangnya.

Pemerkosaan itu selanjutnya ketahuan lantaran korban alami trauma. Orang-tua korban memberikan laporan tetangganya FW itu ke polisi.

“Momen itu membuat korban trauma hingga pihak keluarga memberikan laporan ke Polres Mabar. Waktu ini Polres Manggarai Barat mengerjakan pendampingan pada korban untuk menghilangkan trauma korban,” tutur Julisa.

Atas tindakannya, penduduk Dusun Cumbi, Desa Warloka, Manggarai Barat, itu dijaring dengan Kasus 81 (1) serta (2) dan Kasus 82 (1) UU 17 Tahun 2016 perihal Pemastian Ketentuan Pemerintah Substitusi UU No 1 Tahun 2016 perihal Pergantian Ke-2 atas UU No 23 Tahun 2002 perihal Perlindungan Anak jadi UU, dengan sangsi pidana maksimum 15 tahun penjara.