Seorang Ayah di Dompu Tega Meniduri Anak Tirinya Selama 2 Tahun

Seorang Ayah di Dompu Tega Meniduri Anak Tirinya Selama 2 Tahun – Bukannya menuntun anak serta berubah menjadi seseorang bapak yang baik untuk keluarga, seseorang lelaki paruh baya bernama Husen M Nur (53) jadi mencabuli anak tirinya yang masih tetap berusia 15 tahun. Lelaki itu tega meniduri anak tirinya saat dua tahun.

Perbuatan bejatnya itu dikerjakan sewaktu sang istri tengah ada di Arab Saudi berubah menjadi tenaga kerja wanita (TKW) serta korban waktu berumur 12 tahun, pasnya pada 2017, ketika korban baru duduk di bangku kelas I SMP.

Untuk bikin lancar laganya, aktor senantiasa mengintimidasi bakal membunuh korban dengan sebilah parang. Hal semacam itu dikerjakan beberapa kali saat dua tahun sewaktu rumah dalam kondisi kosong. Korban ikut diancam supaya tidak bercerita peristiwa itu terhadap siapa lantas.

Perbuatan tidak terpuji ini terbongkar sewaktu ibu kandung korban, Jubaedah (45), pulang dari Arab Saudi. Awalannya Ibu korban tidak yakin pada narasi anaknya itu. Sampai kelanjutannnya ia lihat langsung perbuatan cabul sang suami terhadap anaknya.

Jubaedah lantas memberikan laporan peristiwa ini terhadap Kepolisian Resor Dompu. Laporan dengan perkiraan pencabulan oleh bapak tirinya udah teregistrasi di Polres Dompu dengan nomer LP/38/I/2019/NTB/Res Dompu, 28 Januari 2019.

Terhadap wartawan, Jubaedah bercerita peristiwa yang di alami oleh anaknya saat dua tahun itu. Korban seringkali ditiduri oleh aktor sewaktu situasi rumah sepi. Korban senantiasa diperintah melayani nafsu birahi dengan mengintimidasi membunuh sewaktu tidak menuruti kemauannya.

“Sewaktu saya pulang dari Saudi, saya dikisahkan oleh anak saya, namun saya belum juga yakin. Akan tetapi tempo hari saya waktu memandang langsung ia (lakukan cabul) di muka anak serta saya,” papar Jubaedah waktu dijumpai wartawan, Selasa (12/02/2019).

Masalah ini masih tetap dikerjakan pengumpulan bukti-bukti oleh pihak kepolisian. Sesaat tersangka aktor belum juga ditahan. Masalah ini pun udah dilaporkan ke Dinas Pemberdayaan Wanita serta Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Dompu.